Tuesday, August 15, 2017

Mengurus Student Dependent Visa ke Australia

Mengurus Student Dependent Visa ke Australia

Di postingan kali ini aku mau share pengalaman aku mengurus student dependant visa ke Australia. Karena aku ikut suami ku yang sedang melanjutkan kuliahnya, jadinya aku harus mengurus visa jenis ini. Aku sempet googling proses2 nya sih tapi sayangnya masih sedikit yang share pengalamannya mengurus student dependant visa. Jadi semoga postinganku ini membantu kalian yang akan mengurus sendiri.

Dokumen yang dibutuhkan:
Formulir PERMOHONAN VISA Form 157A + 956A terbaru
Pasfoto 4 x 6 (2 Lembar), warna background foto bebas
Passport yang masa berlakunya lebih dari 7 bulan ketika masuk ke Australia
Letter of Sponsorship
KTP, Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, ( scan color )
Sertifikat Perkawinan ( scan color )
Akte lahir setiap anaknya student ( ikut apply atau tidak )
Surat Ganti Nama, apabila nama student atau orang tua di akte kelahiran berbeda dengan nama di kartu keluarga (scan color)
Surat Referensi Kerja yang mencantumkan tanggal mulai jabatan & awal kerja di perusahaan.
Confirmation of Enrolment (COE) ( scan color ) dan OSHC/ asuransi kesehatan ( scan color )
GTE /Genuine Temporary Entrant Statement ( scan color ) - ini semacam motivation statement gitu mengenai alasan kenapa mau apply visa ini

Harga Student Dependent Visa adalah AUD 550 dan harus dibayarkan menggunakan kartu kredit (terdapat tambahan surcharge credit card sesuai dengan bank pemilik credit card).

Proses aplikasi student dependent visa adalah:
1. Memasukkan semua dokumen yang dibutuhkan. Bisa langsung online di web Immigrasi Australia.
2. Membayar biaya student dependent visa
3. Setelah selesai proses aplikasinya, nanti kalian harus menunggu surat HAP untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang ditunjuk oleh Kedutaan Australia (rumah sakit nya harus itu, ga bisa yang lain. Kalau di Jakarta RS yang ditunjuk ada 2 yaitu RS Premiere Jatinegara dan RS Premiere Bintaro). Jadi ketika surat HAP sudah keluar, kalian akan mendapat HAP ID. Saat checkup, kalian harus membawa HAP ID (di print) dan passport asli. Dari proses aplikasi visa sampai HAP ID nya dikeluarkan sendiri bisa mencapai 2 mingguan. Untung waktu aku apply cuma butuh 2 hari kerja saja sampai HAP ID nya keluar.
4. Melakukan pemeriksaan kesehatan di RS yang ditunjuk. Pemeriksaan kesehatannya sendiri meliputi tes fisik seperti berat badan dan tensi, tes darah, tes urin, mata dan THT, rontgen, dan tes kesehatan umum. Pastikan pada saat pemeriksaan kesehatan, kalian tidak sedang menstruasi (bagi yang wanita).
Tips: perbanyak minum air putih karena ada tes darah dan tes urin. Australia sangat concern dengan penyakit TBC, oleh karena itu tes kesehatannya juga ada rontgen.
Saat tes kesehatan umum pun akan ditanya oleh dokternya apabila ada riwayat TBC sebelumnya. Biaya pemeriksaan kesehatan ini totalnya sekitar Rp 500.000. Nanti hasil test kesehatannya akan langsung dikirimkan oleh pihak RS ke kedutaan Australia.
Tips: untuk yang di Jakarta, disarankan sebelum pemeriksaan kesehatan, sebaiknya kalian telfon dulu ke RS Premiere nya untuk booking karena pada bulan- bulan tertentu pemeriksaan kesehatan di RS Premiere untuk aplikasi visa sering penuh karena ada kuota per harinya.
5. Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, tinggal tunggu hasil kabar visanya deh. Ini juga lamanya tergantung, bisa cepat (2 hari kerja atau bisa sampai 2 mingguan juga).

Saat aku apply student dependent visa, untungnya waktu yang diperlukan ga sampai 1 minggu dari apply hingga visa nya dikeluarkan. Waktu itu aku dibantu oleh IDP untuk urusan memasukkan dokumen2 yang diperlukan, karena waktu itu suamiku juga aplikasi student visanya dibantu oleh IDP. Biayanya gratis (karena suamiku juga dulu dibantu oleh IDP). Kalau pengurusannya tidak berbarengan dengan studentnya, ada biaya tambahannya lagi yaitu Rp.1.500.000.
Tips: kata Mbak IDP yang membantu proses aplikasi visa ku, RS Premiere Bintaro lebih cepat proses pengiriman hasil tes kesehatannya dibanding RS Premiere Jatinegara jadi hasil aplikasi visanya juga akan lebih cepat keluar.

Pada umumnya, tertanggal 01/07/16, pengurusan visa membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan atau tergantung hasil medical dari Australia (tapi bisa lebih cepat juga).

Oh iya, tidak dianjurkan untuk beli tiket pesawat dan hotel sebelum mendapat hasil visanya keluar. Karena nanti di visa ada syarat bisa masuk ke Australia nya mulai dari tanggal berapa (biasanya mulai dari tgl Asuransi Kesehatannya aktif). 

Semoga postinganku membantu ya :)

Baca juga Jalan- jalan ke Lombok ikut tour atau jalan sendiri?

Be friends with me and find me on: 

Love,
nella nelwan indonesian beauty blogger

1 comment:

Don't forget to follow my blog to see the recent updates. Also, leave your blog url too so I can visit you back!